Showing posts with label James Rollins. Show all posts
Showing posts with label James Rollins. Show all posts

Monday, May 11, 2015

BOOK REVIEW - JUDAS STRAIN



A judas strain is an organism that drives a species to extinction. From the Indian Ocean depths, an ancient menace plagues the modern world. Hope hides "within the language of angels." Aboard a cruise liner cum makeshift hospital, Dr Lisa Cummings and Monk Kokkalis, SIGMA agents, seek answers. But terrorists hijack the mercy ship for a floating bio-weapons lab. 


4 July party a world away. SIGMA commander Gray Pierce thwarts an assassin who holds the first clue to a cure. He joins with her to follow the trail of Marco Polo. The quest winds through Venetian tombs, Byzantine cathedrals, and jungle-encrusted ruins. A relentless madman dogs every step. As seconds tick closer to doomsday, Pierce can trust no one. Any could be a Judas.
GOODREADS

I read this book with high expectation consider the series I already read and I must say i was disappointed by the story. The mystery, riddle or high-tech equipment is still there what is lack is pace of story. The story is so boring specially in Lisa and Monk side, to much technical term and for casual reader it maybe will stop them to read, i do stop several time when this segment came. Story getting better in the last third part, when the story near the end. Oh yeah, there's no twist ending in this book the only moment that importance in end of the book it's just true or false info which mean need more story to cover with it.

I'm a fan of Rollins book but sorry for this book I only give 2.7 from 5. 
Hope it's better in the next books.

Sunday, January 5, 2014

BOOK REVIEW - SANDSTORM


"Ledakan tiba-tiba pada sebuah koleksi di Museum London menarik perhatian banyak organisasi di dunia, pemerintah atau bukan. Dan sebuah pencaian jawaban yang dipimpin oleh Lady Kara Kensington dan sahabatnya kurator museum Safia al-Maaz membawan mereka menuju tengah gurun di dataran arab, mencari tempat yang hanya ada dalam legenda, kota hilang Ubar. Tempat yang dapat membawa manusia pada peradaban yang lebih baik ..... atau menghancurkannya."

Novel pertama dari seri Sigma Force.
Karena sebelumnya saya sudah pernah membaca seri yang lain (buku 2, 3 dan 6) jadi ekspetasinya cukup besar untuk baca seri pertama ini. Perwakilan dari tim Sigma di buku ini adalah Painter Crowe, yang saat itu masih menjadi agen lapangan (spoiler !!!!), yang mungkin diilhami oleh John McClane (die hard series) karena susah banget matinya sampe musuhnya juga bingung. Skip dulu masalah die hard ini.

Kembali ke review, buku ini merupakan pembuka yang cukup baik, tidak benar-benar wow, untuk seri selanjutnya. Jika pembaca kecewa dengan buku ini kemungkinan tidak akan melanjutkan ke seri berikutnya yang, menurut saya, lebih berwarna dari buku ini. Buku-buku James Rollins tidak mengandung twist yang heboh seperti buku-buku Dan Brown (twist masih tetap ada), sejak awal kita sudah tahu mana yang baik dan buruk, hitam dan putih. Hal yang ditonjolkan dari buku ini adalah action, teknologi maju dan sejarah. Buku ini juga dapat menggambarkan kota-kota di Oman dengan detail melalui deskripsinya yang baik sehingga pembaca dapat membayangkan dengan tepat situasi yang ada saat itu. Pace dari cerita ini cukup cepat dan menarik, karena dibeberapa bagian diberikan petunjuk waktu kejadian dalam satu waktu untuk karekter yang berbeda.

Akhir kata, bagi penggemar cerita action (+suspense-thriller) buku ini dapat dijadikan modal awal untuk membuka kepada seri berikutnya. Untuk yang kurang suka tolong baca juga buku selanjutnya sebagai pembanding :D.

Verdict : ***1/2

Wednesday, December 14, 2011

BOOK REVIEW - THE DOOMSDAY KEY

THE DOOMSDAY KEY - JAMES ROLLINS

Tiga pembunuhan di tiga benua memiliki kemiripan yang menyeramkan. Di Princeton University, New Jersey, seorang pakar genetika ternama meninggal di dalam laboratorium biohazard. Di Roma, seorang arkeolog Vatikan ditemukan tewas di jantung Basilika Santo Petrus. Di Afrika, seorang putra Senator Amerika Serikat ditembak di kemah Palang Merah di Mali.

Ketiga pembunuhan tersebut ditandai dengan simbol membara yang dicapkan ke badan mereka: salib pagan Druid. Pembunuhan ganjil tersebut memaksa Komandan Gray Piecer dan Sigma Force melakukan perburuan ke seluruh dunia untuk mengejar sekelompok industrialis berpengaruh yang menahan persediaan bahan makanan dunia. Namun muslihat terbaru kelompok tersebut ternyata justru melepaskan simpul bahaya kuno yang mengancam terjadinya pemusnahan massal dan berakhirnya riwayat umat manusia.
Untuk menggapai satu-satunya harapan untuk masa depan, Komandan Pierce harus menyingkap rahasia yang sudah ratusan tahun usianya, sebuah kode dalam ramalan mengenai hari kiamat.

Dengan didampingi dua wanita dari masa lalunya—yang seorang mantan pacarnya, yang satu lagi mitra barunya—Gray melepaskan trio pembunuh yang memakai teknologi tinggi dalam melaksanakan aksi mereka, seiring dengan keberhasilannya menyatukan kembali petunjuk-petunjuk yang ada. Namun akhirnya sang komandan terpaksa membuat pilihan yang brutal: demi menyelamatkan dunia ia harus mengorbankan hidup salah satu wanita yang mendampinginya. Meskipun demikian, itu mungkin masih belum cukup.

Sebab ia tahu satu-satunya jalan keselamatan tersembunyi dalam Kunci Hari Kiamat. 

Buku ke-6 dari rangkaian seri sigma force dan buku ke-3 dari James rollins yang saya baca. Serupa dengan buku-buku seri sigma force sebelumnya cerita pada buku ini berpusat pada dua orang protagonis utama pada seri ini yaitu, Grayson Pierce dan Painter Crowe yang harus menyelamatkan dunia dari ancaman para penjahat. Buku ini menyajikan petualangan mereka di berbagai sudut eropa, mulai dari melihat keindahan kota roma, kehebatan badai di kepulauan britania hingga dinginnya salju di pulau terpencil di kawasan skandinavia. Dengan gaya khas james rollins maka pembaca akan dipaksa untuk terus membuka lembar demi lembar dari petualangan ini. Dan bagi pembaca yang pertama kali membaca seri dari sigma force juga tidak akan terlalu kecewa karena buku ini juga bisa dinikmati sebagai stand alone novel atau sebagai pembuka untuk membaca buku-buku lain dari penulis hebat bernama James Rollins.